Cerita Di Balik Blunder Fatal Sven Ulreich

Blunder kiper Jerman tersebut di Santiago Bernabeu menjadi salah satu faktor di balik kegagalan Bayern melaju ke final. Sven Ulreich mengakui dirinya melakukan blunder fatal yang mengakibatkan Bayern Munich harus tersingkir di semi-final Liga Champions musim ini. Dalam laga leg kedua di Santiago Bernabeu, Rabu (2/5) kemarin, Ulreich salah mengantisipasi umpan Corentin Tolisso hingga membuat Karim Benzema bebas mencetak gol ke gawangnya dan membawa Real Madrid unggul beberapa detik setelah turun minum. Bayern memang mampu memaksakan hasil imbang 2-2 di laga tersebut, namun tak cukup untuk membawa mereka ke final karena kalah agregat 4-3.

Bos AS Roma Tertawakan Dakwaan UEFA

Pallotta mendapat dakwaan setelah mengeluarkan komentar yang menyebut Liga Champions tanpa VAR adalah lelucon. Presiden AS Roma, James Pallotta mengaku dirinya tertawa ‘terpingkal-pingkal’ setelah mendengar adanya dakwaan dari UEFA. Pallotta sebelumnya menyebut tersingkirnya Giallorossi di semi-final Liga Champions musim ini oleh Liverpool sebagai ‘lelucon besar’ dan hal itu memancing sikap tegas dari badan tertinggi sepakbola Eropa. Selain memberikan respons sinis atas dakwaan UEFA yang menyebut dirinya berperilaku kurang baik, sang pebisnis asal Amerika Serikat (AS) juga melayangkan pujian atas perjuangan keras timnya yang menandai pertandingan tanpa insiden apa pun.

Juventus Hubungi Carlo Ancelotti?

Peluang kembalinya Ancelotti ke Turin bergantung pada Allegri yang sejauh ini belum memutuskan masa depannya. Juventus dilaporkan menghubungi Carlo Ancelotti dan membuka peluang untuk reuni, namun belum ada titik pasti pada tahap ini. Mantan pelatih AC Milan tersebut bernah dua setengah musim membesut Bianconeri, sebelum dipecat pada musim panas 2001 setelah gagal mempersembahkan trofi selain Piala Intertoto. Peluang Ancelotti untuk kembali ke Turin terbuka lantaran sang juru latih berusia 58 tahun tersebut tengah berstatus tanpa klub setelah didepak Bayern Munich pada awal musim 2017/18.

Arsene Wenger: Semua Kisah Cinta Punya Akhir

Wenger bersiap untuk mengadapi momen perpisahan di Emirates Stadium, yang dianggapnya berat. Arsene Wenger mengaku bahwa dirinya akan sulit untuk mengucapkan salam perpisahan kepada Arsenal setelah bersama-sama selama lebih dari dua dekade terakhir. Namun, sang manajer berusia 68 tahun mengatakan bahwa semua kisah cinta punya akhir, dengan dirinya akan bersiap memasuki pekan terakhirnya sebagai nahkoda The Gunners. Laga kandang melawan Burnley pada akhir pekan ini serta dua tandang ke markas Leicester City dan Huddersfield Town akan menjadi periode final Wenger di kancah Liga Primer Inggris, tak hanya musim 2017/18 tapi juga kemungkinan kariernya.

Hadapi Indonesia, Hariss Harun Minta Fans Singapura Banjiri Stadion

Hariss ingin agar The Lions memaksimalkan keuntungan bermain di kandang saat menjamu Indonesia di laga pembuka Piala AFF. Kapten tim nasional Singapura, Haris Harun mendambakan dukungan penuh dari suporter ketika menggelar laga kandang dalam gelaran Piala AFF 2018. Tergabung di Grup B, Singapura akan menghadapi lawan tangguh seperti juara bertahan Thailand, kontestan Piala Asia 2019, Filipina, Indonesia serta pemenang duel play-off antara Timor Leste dan Brunei. “Akan menjadi pertarungan yang sulit, dengan Thailand dan Indonesia berada di grup kami,” ujar gelandang Johor Darul Ta’zim itu kepada laman resmi Federasi Sepakbola Singapura (FAS).

Pep Guardiola Nyaris Latih Manchester United Pada 2013

Putra Johan Cruyff ini merasa Guardiola dan United memiliki kesempatan besar untuk bekerja sama, namun keduanya memilih jalan berbeda. Pep Guardiola hampir menangani Manchester United sebelum akhirnya memutuskan gabung Bayern Munich pada 2013, demikian diungkap Jordi Cruyff kepada Sky Sports. Mantan pemain United Cruyff mengatakan Guardiola, yang kini membesut Manchester City, bisa saja berakhir di pangkuan Setan Merah, sebelum klub yang bermarkas di Old Trafford itu memilih David Moyes sebagai suksesor Sir Alex Ferguson. “Saya selalu merasa – tidak sekarang, tapi sebelum Guardiola pergi ke Bayern Munich – ada kesempatan Manchester United mendapatkannya,” buka Cruyff.

Zinedine Zidane: Neymar? Semua Ingin Ke Real Madrid

Zidane yakin Neymar punya keinginan untuk ke Real Madrid, tetapi sang pelatih hanya ingin fokus pada skuat yang dimilikinya sekarang. Zinedine Zidane, pelatih Real Madrid, yakin Neymar juga ingin bermain di klubnya. Adapun sang pelatih ingin fokus pada pemain yang kini dimilikinya di Santiago Bernabeu. Madrid digosipkan tertarik untuk memboyong Neymar dan siap memecahkan rekor transfer dunia untuknya. Zidane turut memanaskan isu tersebut dengan mengklaim Neymar bisa bermain bersama Cristiano Ronaldo. Kendati begitu, sang pelatih tak ingin memanaskan isu setelah Los Blancos menang 6-0 atas Celta Vigo dalam laga lanjutan La Liga Spanyol.

Imbangi Arema FC, Robert Rene Alberts Semringah

Pelatih PSM itu pun kembali menyampaikan rasa simpatinya untuk Joko Susilo. LIPUTAN ABI YAZID DARI MALANG PSM Makassar berhasil mencuri satu poin dari kandang Arema FC dalam lanjutan Liga 1 2018. Itu setelah, kedua tim bermain imbang 1-1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (13/5) petang. PSM bahkan sempat unggul lebih dulu lewat gol Marc Anthony Klok, hingga akhirnya disamakan Arema lewat gol Thiago Furtuoso. Selepas pertandingan, pelatih PSM, Robert Rene Alberts, pun semringah dengan performa yang diperlihatkan skuatnya di laga ini. Apalagi jika melihat sejumlah pilar tim Juku Eja tak bisa bermain di laga ini lantaran sedang cedera maupun terkena akumulasi kartu.

Ahmad Agung: Bali United Harus Segera Bangkit

Kondisi Bali United musim ini 180 derajat dibandingkan dengan musim lalu, ketika mereka bersaing untuk menjadi juara. Kampanye Bali United pada musim ini jauh dari kata memuaskan dengan segala hasil minor yang terus mereka dapatkan pada beberapa pekan terakhir. Teranyar, mereka harus kalah 3-1 dari Mitra Kukar pada pekan delapan Liga 1 2018. Kondisi tersebut berbanding 180 derajat dari musim lalu, ketika mereka berkejaran menuju tangga juara hingga akhirnya harus puas menjadi runner-up. Apalagi, musim ini mereka juga harus kandas pada kompetisi Asia, Piala AFC. Empat kekalahan beruntun ditelan skuat racikan Widodo C Putro, berawal dari kekalahan di kandang pada partai terakhir fase grup Piala AFC kontra Global Cebu. Kemudian mereka ditekuk oleh PS TIRA, Sriwijaya FC dan Mitra Kukar.

Jamu Home United, Persija Jakarta Incar Gol Cepat

Teco menegaskan timnya juga mengincar banyak gol saat menghadapi Home United. Persija Jakarta bakal menjamu Home United pada leg kedua babak semi-final zona ASEAN Piala AFC 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 15 Mei mendatang. Pada laga ini, kemenangan menjadi harga mati bagi tim Macan Kemayoran. Mengingat, pada leg pertama mereka menderita kekalahan 3-2 di kandang Home United. Untuk lolos, Persija hanya butuh menang 1-0 pada leg kedua nanti. Ismed Sofyan dan kawan-kawan pun sudah bersiap untuk menghadapi laga ini, pada sesi latihan yang digelar di Lapangan PS AU TNI Angkatan Udara, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (13/5) petang.