Atletico Madrid Tanpa Diego Simeone Di Final Liga Europa

Hukuman berupa larangan mendampingi tim diterima Simeone sebagai konsekuensi pengusiran dirinya saat di Emirates Stadium. Atletico Madrid dipastikan akan tampil di final Liga Europa musim ini kontra Olympique Marseille tanpa arahan Diego Simeone dari pinggir lapangan. Hal ini disebabkan karena pelatih berusia 48 tahun tersebut harus menjalani hukuman larangan mendampingi tim sebanyak empat pertandingan yang dijatuhkan oleh UEFA. Larangan tersebut diterima Simeone sebagai buntut atas reaksi kerasnya yang ditunjukkan saat Atletico bermain imbang 1-1 dalam duel leg pertama semi-final di Emirates Stadium pada pekan lalu.

Billy Keraf Tetap Buru Posisi Inti

Penyerang sayap Persib ini semringah mendapat kepercayaan dari Gomez untuk menjalani debut. Pemain muda Persib Bandung Billy Keraf tetap memburu tempat di tim inti setelah ia menjalani debut bersama Pangeran Biru di Liga 1 2018 kala dibekap Madura United 2-1 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (4/5) sore WIB. Billy menjejakkan kaki di atas lapangan untuk menggantikan Atep pada menit ke-72. Itu menjadi debut Billy pada musim ini di kompetisi resmi. Pada musim lalu, Billy mendapatkan 489 menit bermain, 21 laga diantaranya dari bangku cadangan. Pemain berusia 20 tahun ini semringah mendapat kepercayaan dari pelatih Mario Gomez di pekan ketujuh, walau diakui belum maksimal, dan Persib menelan kekalahan. Billy pun memasang target mendapatkan tempat di tim inti.

Buntut Kerusuhan, UEFA Dakwa Athletic Bilbao & Spartak Moskwa

Pendukung kedua tim sempat terlibat bentrok yang mengakibatkan satu polisis asal Spanyol meninggal dunia. Athletic Bilbao dan Spartak Moskwa harus menghadapi dakwaan UEFA sebagai buntut dari kerusuhan yang terjadi dalam pertemuan kedua tim di pentas Liga Europa pada Februari lalu. Seorang polisi meninggal dunia akibat bentrokan yang terjadi antara pendukung Athletic dan Spartak di Bilbao. Polisi bernama Inocencio Arias Garcia seketika kolaps setelah mendapat lemparan petasan dari fans klub Rusia, Spartak hingga kemudian pria berusia 50 tahun tersebut mengalami gagal jantung.

Tinggalkan Napoli, Alasan Pepe Reina Serupa Gonzalo Higuain

Pepe Reina mengungkap alasan yang sama dengan Gonzalo Higuain, dalam keputusannya tinggalkan Napoli. Setelah mengabdi selama empat musim lamanya untuk Napoli, Pepe Reina dipastikan hengkang pada bursa musim panas esok. Padahal kiper internasional Spanyol itu masih berstatus kiper nomor satu, konsisten ketika mentas, dan jadi salah satu kecintaan Neapolitan di samping Marek Hamsik dan Lorenzo Insigne. Namun ketidakcocokannya dengan presiden I Partenopei, Aurelio de Laurentiis, disebut Reina jadi sebab dirinya terpaksa tinggalkan San Paolo. Alasan yang serupa dengan Gonzalo Higuain kala menyeberang ke Juventus dua tahun lalu.

Cerita Di Balik Blunder Fatal Sven Ulreich

Blunder kiper Jerman tersebut di Santiago Bernabeu menjadi salah satu faktor di balik kegagalan Bayern melaju ke final. Sven Ulreich mengakui dirinya melakukan blunder fatal yang mengakibatkan Bayern Munich harus tersingkir di semi-final Liga Champions musim ini. Dalam laga leg kedua di Santiago Bernabeu, Rabu (2/5) kemarin, Ulreich salah mengantisipasi umpan Corentin Tolisso hingga membuat Karim Benzema bebas mencetak gol ke gawangnya dan membawa Real Madrid unggul beberapa detik setelah turun minum. Bayern memang mampu memaksakan hasil imbang 2-2 di laga tersebut, namun tak cukup untuk membawa mereka ke final karena kalah agregat 4-3.

Javier Hernandez Kesampingkan Arti Kemenangan Atas Jerman

Keberhasilan meraih tiga poin atas Jerman tidak lantas membuat Hernandez lega karena masih ada dua laga tersisa di fase grup Piala Dunia 2018. Meksiko mencatatkan hasil fenomenal dengan mengalahkan juara bertahan Jerman lewat skor 1-0 di laga perdana babak grup Piala Dunia 2018 pada Minggu (17/6) malam WIB tadi. Di pertandingan yang digelar di Stadion Luzhniki semalam, Jerman harus menyerah kalah setelah Hirving Lozano mencetak gol semata wayang ke gawang Manuel Neuer di menit ke-35. Kemenangan tersebut membuat Meksiko bercokol di puncak klasemen Grup F, selagi Swedia dan Korea Selatan yang turut tergabung di dalamnya baru akan berhadapan pada Senin (18/6) malam WIB ini, dan Javier Hernandez menekankan bahwa perjuangan belum usai.